Title : The
Death Cure
Series : The
Maze Runner #3
Author : James
Dashner
Genre : Science
Fiction > Dystopia
Category : Young
Adult
Rating : 3 out
of 5 stars
Book 1 : awesomeee.
Book 2 : What the hell are you doing,
Dasher??
Book 3 : I’M DONE WITH THIS PIECE OF SHIT.
Di Buku #3 ini,
Thomas dan kawan-kawannya akhirnya tiba di markas WICKED. Semua tes telah
berakhir. Cetak biru telah didapatkan. Ingatan-ingatan mereka yang selama ini
dihapus akan dikembalikan. Tapi apakah itu benar? Apakah ini hanya akal-akalan
WICKED saja untuk menjalankan tes lainnya pada para subjek seperti yang terjadi
di The Scorch Trials (Maze Runner #2)? Hal itulah yang meyakinkan Thomas,
Minho, dan Newt menolak tawaran WICKED untuk mengangkat SWIPE. Yang berarti
juga mengembalikan memori mereka yang selama ini hilang.
Langsung saja. Buku
ini absurd.
Seperti yang sudah saya katakan di review buku #2 sebelumnya, Dashner tampaknya ingin mengesankan para pembaca dengan rentetan misteri dan kejadian aneh seperti yang ada di buku #1. Kelihatannya kebiasaan buruk Dashner tersebut belum hilang juga di buku ketiga ini.
Kenapa saya bilang kebiasaan buruk? Karena dibalik semua misteri tersebut, tidak ada penjelasan yang masuk akal. Oke lah, Dashner berusaha menjelaskan beberapa kejadian lewat dialog antartokohnya. Saya bisa lihat itu. Tapi alasan-alasannya terkesan konyol dan dipaksakan.
Untuk yang nggak keberatan spoiler, berikut beberapa bukti yang mendukung statement saya :
1.
Teresa dan anak-anak lain yang menjalani
pengangkatan SWIPE kabur dari markas WICKED karena diberitahu Thomas lebih dulu
melarikan diri. Apa alasannya WICKED memberitahu hal itu?
2.
Bocah-bocah ingusan biasa dengan mudahnya bisa
mengalahkan sepasukan orang dewasa bersenjata. Hal ini sempat terjadi sekali di
markas WICKED sebelum mereka kabur, dan ketika segerombolan orang mengungsikan
mereka dengan alasan kota dikuasai Crank. Walaupun memang mereka sempat terluka
beberapa kali. Tapi lawan mereka terlalu mudah menyerah, bahkan takut dengan
gertakan Minho.
3.
Newt memberikan kertas berisi pesan yang hanya
boleh dibuka oleh Thomas pada saat yang tepat. Newt terus menekankan saat yang
tepat, nggak jelas saat yang tepat itu maksudnya bagaimana karena ia melarang
Thomas menanyakan apa-apa lagi.
4.
Kota Denver tiba-tiba diserang Crank. Ada apa
ini? Padahal selama ini kota tersebut punya tingkat keamanan yang tinggi
tiba-tiba dengan satu hentakan dari para Crank, Denver pun jatuh. Nggak dijelaskan
bagaimana Crank bisa melakukan hal tersebut.
5.
Gally muncul lagi. Di buku pertama, Gally
melemparkan dirinya pada Griever karena pilihannya sendiri. Ia berpikir dunia
luar lebih menyeramkan daripada Glade. Di bagian akhir (masih buku pertama)
Gally ternyata masih hidup dan Thomas membunuhnya. Di buku ketiga, Gally
ternyata hidup lagi (??) berkat kelompok Tangan Kanan yang ingin menghancurkan
WICKED. Ia yang juga tergolong bocah ingusan bahkan masuk daftar orang penting
di kelompok tersebut sampai bisa mengobrol satu ruangan dengan pemimpinnya,
Vince.
6.
Bagian kematian Teresa terlalu didramatisir
(Oke, yang ini subjektif banget). Dia melemparkan dirinya sendiri ke Griever
untuk menolong Thomas.
7.
Sebuah pesawat/heli/semacamnya muncul untuk
menyelamatkan Thomas dari seorang Pemburu Hadiah dengan melancarkan tembakan
beruntun. Kemudian muncul Tikus Botak (Janson) yang meminta Thomas untuk
kembali ke WICKED. Namun setelah itu Thomas ditinggalkan begitu saja. Kenapa nggak
sekalian saja ia diseret dengan pesawat/heli/semacamnya itu? Oh ya, karena
Thomas dulunya adalah bagian dari WICKED, jadi mereka berusaha bersikap sopan. Ya ampun, yang bener aja. Dalam
beberapa bagian diindikasikan seakan-akan Thomas dan Teresa dulunya adalah
pemimpin dari pengguling kreator WICKED yang lama. Tapi penjelasan soal itu
sangat minim, membuat saya nggak yakin dan mengawang-awang.
8.
Ada chip di setiap senjata yang dimiliki WICKED
dan Kelompok Tangan Kanan berusaha menon-aktifkan senjata mereka. Oh wow, yang
benar aja. Chip di senjata??? Seperti senjata api, dll, bagaimana jadinya? Lagi-lagi
penjelasan yang minim.
9.
Kanselir sekaligus pimpinan tertinggi WICKED
sampai repot-repot, lho, menjenguk Thomas waktu pingsan. Eh, tapi setelah Thomas
siuman dia malah kabur. Mungkin karena sibuk ya…. Nggak lupa dia juga
meninggalkan oleh-oleh berupa peta dan surat duka cita.
10. Di bagian akhir, Brenda kembali ke markas
sebentar untuk memastikan sesuatu. Memastikan apa tepatnya? Kita nggak tahu,
karena tiba-tiba langsung tamat.
Meh, kira-kira itulah beberapa alasan saya mencap jelek buku ini. Well, walaupun sedikitnya saya masih terhibur.
Sangat disayangkan,
padahal buku pertamanya sangat bagus. Ekspektasi saya terhadap seri ini jadi
besar. Sayang dua buku selanjutnya kacau habis. Untuk masalah terjemahan, ada sedikit bagian yang masih membuat saya merasa terganggu, tapi tidak sebanyak Buku #2. Ternyata penerjemahnya berbeda.
Untuk yang sudah
membaca Buku #1 dan ikut kecewa dengan Buku #2-nya, saya sarankan nggak perlu
membuang-buang waktu dengan Buku #3 ini kalau nggak mau berakhir sama
kecewanya.
